Tahapan Yang Digunakan Jasa Audit Untuk Membuat Laporan Kauangan Perusahaan

Audit keuangan, atau audit laporan keuangan merupakan suatu penilaian atau proses evaluasi. Yang biasa digunakan oleh perusahaan swasta maupun kantor badan hukum, yang berdiri di bawah naungan pemerintahan. Untuk mendapatkan suatu hasil laporan keuangan yang bersifat independen. Dan memiliki hasil yang akurat, relevan, lengkap, dan dapat disajikan secara wajar.

https://auditakuntansi.com/

Nah proses audit sendiri juga memiliki banyak tujuan dan banyak tahapan di dalamnya. Dan salah satunya adalah untuk mendapatkan kelayakan penyajian laporan keuangan. Jika dari segi tahapan, audit sendiri merupakan suatu kegiatan yang bersifat sistematis. Sehingga dalam melakukan proses audit, seorang auditor memerlukan beberapa tahapan yang diperlukan.

Lantas apa saja tahapan-tahapan yang dibutuhkan oleh seorang penyedia jasa audit? Berikut informasi detailnya!

Beberapa Tahapan Yang Digunakan Jasa Audit Untuk Membuat Laporan Kauangan Perusahaan

  1. Tahapan Penerimaan Perikatan Audit

Tahapan perikatan merupakan suatu kesepakatan dari dua belah pihak. Dimana pihak penyedia auditor akan mengajak untuk saling berkomunikasi dengan pihak perusahaan. Dengan maksud untuk membahas serta membuat sebuah kesepakatan. Yang memerlukan suatu persetujuan dari pihak masing-masing. sehingga terbentuk sebagai surat perikatan audit.

  1. Melakukan Perancangan Proses Audit

Dalam sebuah proses perancangan audit, seorang tenaga kerja atau auditor akan memahami sistem bisnis pada industri klient. Yakni dengan melakukan beberapa prosedur. Diantarannya prosedur analitik,  atau “penentuan materialistis”, penetapan resiko audit atau “resiko bawaan”, pemahaman struktur pengendalian, pengembangan rancangan audit, hingga proses audit dimulai.

  1. Melakukan Pelaksanaan Pengajuan Audit

Setelah proses perancangan audit, tahapan selanjutnya merupakan pelaksanaan pengajuan audit. Di tahap inilah, seorang auditor akan mulai untuk melakukan beberapa tahapan pelaksanaan. Diantaranya pelaksanaan pengujian analitis, proses pengujian, proses pengendalian, hingga proses pengajuan subtantif.

  1. Melakukan Pelaporan Audit

Dan tahapan terakhir, adalah pelporan audit. Dalam tahap pelaporan, seorang auditor akan melaporkan hasil-hasil pekerjaan audit. Yang mencakup jenis jasa yang diberikan, sebuah objek yang di audit, sebuah lingkup audit, tujuan audit, hingga hasil audit. Maupun rekomendasi yang diberikan dalam proses audit. Jika saja memang memiliki kekurangan di setiap segi yang ada.

Itulah beberapa tahapan yang digunakan oleh penyedia jasa audit. untuk membuat suatu laporan keungan di setiap perusahaan. Agar dapat menghasilkan laporan keuangan yang bersifat independen. Dan memiliki hasil yang akurat, relevan, lengkap, dan dapat disajikan secara wajar.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *